Rclone ke Google Drive: Panduan Lengkap dari Instalasi hingga Otomasi Aman

Rclone adalah utilitas baris perintah untuk mengelola file pada berbagai penyimpanan awan, termasuk Google Drive. Artikel ini menyajikan praktik lengkap: instalasi di Ubuntu 24, otorisasi OAuth (desktop & headless), pembuatan remote Drive, enkripsi dengan crypt, pemakaian copy/sync/bisync, filter include/exclude, mount + VFS, GUI/rcd, penjadwalan cron/systemd, serta panduan kuota 750 GB/hari dan Shared Drives. Disertai skrip siap salin dan rekomendasi keamanan.

Rclone mendukung lebih dari 70 layanan penyimpanan awan dan protokol. Untuk Google Drive, Rclone menyediakan konfigurasi remote bertipe drive dengan pilihan scope (akses penuh, baca-saja, file yang dibuat Rclone saja), dukungan Shared Drives, server-side copy, serta integrasi enkripsi via crypt. Dokumentasi resmi menyarankan memulai dari rclone config untuk memperoleh token OAuth melalui peramban. :contentReference[oaicite:0]{index=0}

Instalasi Rclone di Ubuntu 24

Metode paling cepat adalah skrip resmi. Alternatifnya, unduh biner dan tempatkan di /usr/local/bin. Rclone menyediakan perintah selfupdate untuk memperbarui diri. :contentReference[oaicite:1]{index=1}

# Instalasi cepat (Linux/macOS/ BSD)
sudo -v ; curl https://rclone.org/install.sh | sudo bash

# Verifikasi versi
rclone version

# Update ke rilis terbaru bila diperlukan
rclone selfupdate

Otorisasi OAuth: Desktop & Headless

Desktop: jalankan rclone config, pilih storage “drive”, kemudian izinkan lewat peramban (Rclone membuka http://127.0.0.1:53682). Headless: pada server tanpa peramban, jawab N saat ditanya “Use web browser…”, lalu di mesin yang memiliki peramban jalankan rclone authorize "drive" dan tempel secret token yang dihasilkan ke sesi konfigurasi di server. :contentReference[oaicite:2]{index=2}

# Di server headless (Ubuntu 24)
rclone config
# ... pilih New remote → storage: drive → scope: drive
# Use web browser to automatically authenticate? n

# Di laptop/desktop yang punya browser:
rclone authorize "drive"

# Salin SECRET_TOKEN yang tampil di desktop dan tempel di sesi config server.

Membuat Remote Google Drive

Contoh membuat remote bernama gdrive dengan scope akses penuh. Opsi client_id/client_secret (Opsional) disarankan agar tidak berbagi kuota global Rclone. Dokumentasi menyarankan membuat kredensial OAuth sendiri untuk kinerja stabil. :contentReference[oaicite:3]{index=3}

# Interaktif (direkomendasikan pertama kali)
rclone config
# name: gdrive
# storage: drive
# client_id: <Kosong atau isi milik Anda>
# client_secret: <Kosong atau isi milik Anda>
# scope: drive
# shared drive? n (untuk My Drive) — lihat bagian Shared Drives
# selesai

# Uji koneksi
rclone lsd gdrive:
rclone about gdrive:

Catatan: Membuat client_id sendiri di Google Cloud Console membantu menghindari rate limit berbasis klien. Rclone menyediakan panduan langkah demi langkah. :contentReference[oaicite:4]{index=4}

Mengakses Shared Drives (Team Drives)

Jika menggunakan Shared Drives, saat konfigurasi jawab y ketika ditanya “Configure this as a Shared Drive?”. Anda juga dapat mengisi drive_id/team_drive pada opsi lanjutan, atau menggunakan root_folder_id (Folder ID) untuk membatasi akar akses. :contentReference[oaicite:5]{index=5}

# Menemukan ID Shared Drive
rclone backend drives gdrive:

# Menyetel root_folder_id atau drive_id (opsi lanjutan di rclone config)
# Akses folder via ID (contoh perintah):
rclone ls gdrive: --drive-root-folder-id <FOLDER_ID>

Enkripsi dengan Rclone Crypt

crypt bukan penyimpanan langsung; ia “membungkus” remote lain (mis. Drive) untuk mengenkripsi nama/isi file. Buat dulu remote Drive, lalu buat remote crypt yang menunjuk ke gdrive:backup-encrypted. :contentReference[oaicite:6]{index=6}

# Tambahkan remote crypt di atas gdrive
rclone config
# New remote → name: gcrypt
# storage: crypt
# remote to encrypt/decrypt: gdrive:backup-encrypted
# pilih mode enkripsi (file name/dir/contents), setel password/pepper

# Contoh penggunaan
rclone copy /data gcrypt: --progress
rclone ls gcrypt:

Memilih copy, sync, atau bisync

PerintahFungsiKelebihanRisikoKapan Dipakai
copyMenyalin sumber → tujuan tanpa menghapus di tujuanAman (tak menghapus)Tujuan bisa “menumpuk” file usangBackup satu arah
syncMembuat tujuan identik dengan sumberRapi (mirror)Dapat menghapus di tujuanReplikasi mirror (uji --dry-run dulu)
bisyncSinkronisasi dua arah (mencatat perubahan di kedua sisi)Mudah untuk kerja dua arahButuh disiplin versi/konflikFolder kerja bersama (personal/Shared Drive)

sync membuat tujuan identik dengan sumber (dapat menghapus), sedangkan copy tak pernah menghapus. bisync memelihara dua arah dan menyimpan daftar keadaan run sebelumnya. :contentReference[oaicite:7]{index=7}

# Contoh aman pakai --dry-run dulu
rclone sync /srv/data gdrive:backup-data -P --dry-run

# Eksekusi sebenarnya
rclone sync /srv/data gdrive:backup-data -P

# Bisync contoh (dua arah)
rclone bisync /srv/work gdrive:work --check-access -P

Menyaring File: Include/Exclude/Filter

Gunakan --include, --exclude, atau berkas aturan --filter-from. Rclone juga punya --exclude-if-present untuk melewatkan direktori yang berisi penanda tertentu. :contentReference[oaicite:8]{index=8}

# filter.txt — contoh aturan
+ */                          # sertakan semua folder
+ *.pdf                       # sertakan semua PDF
- *.tmp                       # kecualikan file sementara
- node_modules/**             # kecualikan vendor

# Pemakaian
rclone copy /srv/docs gdrive:docs -P --filter-from filter.txt

Mount Google Drive (VFS) di Linux

rclone mount memasang penyimpanan awan sebagai filesystem via FUSE. Untuk beban aplikasi, aktifkan cache VFS agar stabil. Jalankan di foreground atau sebagai daemon. :contentReference[oaicite:9]{index=9}

# Mount ke /mnt/gdrive (daemon)
sudo mkdir -p /mnt/gdrive
rclone mount gdrive: /mnt/gdrive \
  --vfs-cache-mode writes \
  --vfs-cache-max-age 12h \
  --dir-cache-time 12h \
  --poll-interval 15s \
  --daemon

GUI & rcd untuk Kendali Jarak Jauh

Rclone menyediakan web GUI dan remote control daemon (rcd) untuk mengelola pekerjaan transfer. GUI diunduh otomatis saat menjalankan rclone rcd --rc-web-gui. Untuk integrasi otomatisasi, gunakan API --rc/rcd. :contentReference[oaicite:10]{index=10}

# Menjalankan GUI
rclone rcd --rc-web-gui --rc-addr :5572

# Menjalankan RC (tanpa GUI) di port khusus
rclone rcd --rc --rc-addr :5572 --rc-user admin --rc-pass <PASSWORD_KUAT>

Otomasi: Cron & Systemd

1) Backup Harian via Cron

# /etc/cron.d/rclone-backup
SHELL=/bin/bash
PATH=/usr/local/sbin:/usr/local/bin:/usr/sbin:/usr/bin:/sbin:/bin
MAILTO=root

# 23:30 — sinkronisasi data ke Google Drive
30 23 * * * root rclone sync /srv/data gdrive:backup-data -P \
  --log-file /var/log/rclone-backup.log --log-level INFO

2) Unit systemd untuk Mount

# /etc/systemd/system/rclone-mount.service
[Unit]
Description=Rclone Mount Google Drive
Wants=network-online.target
After=network-online.target

[Service]
Type=notify
Environment=RCLONE_CONFIG=/root/.config/rclone/rclone.conf
ExecStart=/usr/bin/rclone mount gdrive: /mnt/gdrive \
  --vfs-cache-mode writes --vfs-cache-max-age 12h \
  --dir-cache-time 12h --poll-interval 15s
ExecStop=/bin/fusermount -uz /mnt/gdrive
Restart=on-failure
User=root
Group=root

[Install]
WantedBy=multi-user.target

# Aktivasi
systemctl daemon-reload
systemctl enable --now rclone-mount

Kuota, Batas Harian, dan Optimalisasi

Google Drive menerapkan batas unggah dan salin 750 GB per pengguna per 24 jam; file hingga 5 TB didukung, dan jika melewati batas maka unggahan berikutnya akan tertahan hingga jendela waktu berikut. Informasi ini berlaku untuk My Drive maupun Shared Drives. Anda dapat memeriksa kuota dengan rclone about gdrive:. :contentReference[oaicite:11]{index=11}

  • Strategi: pecah pekerjaan besar menjadi beberapa gelombang, gunakan -P untuk memantau; hindari ratusan ribu file kecil (lebih lambat karena batasan QPS).
  • Client ID sendiri: buat client_id/client_secret di Google Cloud agar tidak berbagi kuota global Rclone. :contentReference[oaicite:12]{index=12}
  • Server-side copy: nyaman namun juga tunduk pada rate limit Drive; matikan dengan --disable copy bila terkendala. :contentReference[oaicite:13]{index=13}

Troubleshooting Singkat

  • Headless OAuth gagal: pastikan mengikuti alur rclone authorize "drive" pada mesin berperamban, lalu paste token di server. :contentReference[oaicite:14]{index=14}
  • Duplikasi berkas di Drive: gunakan rclone dedupe untuk menormalkan duplikat nama. :contentReference[oaicite:15]{index=15}
  • Pengecekan integritas: verifikasi dengan rclone check atau cryptcheck untuk remote terenkripsi. :contentReference[oaicite:16]{index=16}
  • Mount tidak stabil: aktifkan cache VFS (--vfs-cache-mode writes) dan atur --dir-cache-time agar daftar direktori tidak sering disegarkan. :contentReference[oaicite:17]{index=17}

FAQ Ringkas

Apa beda copy dan sync? copy tidak menghapus di tujuan; sync membuat tujuan identik dengan sumber (dapat menghapus). Uji dulu dengan --dry-run. :contentReference[oaicite:18]{index=18}

Bisakah pakai dua arah? Ya, gunakan rclone bisync untuk sinkronisasi dua arah, namun baca dokumentasi dan uji konflik. :contentReference[oaicite:19]{index=19}

Bagaimana menyaring file? Pakai --filter-from dengan aturan +/-. :contentReference[oaicite:20]{index=20}

Apakah ada GUI? Ada, Rclone dapat menjalankan rcd dengan antarmuka web GUI. :contentReference[oaicite:21]{index=21}

Kesimpulan

Rclone menawarkan cara yang tertata dan aman untuk berinteraksi dengan Google Drive: mulai dari otorisasi yang fleksibel (desktop/headless), enkripsi melalui crypt, hingga orkestrasi transfer dengan copy/sync/bisync, filter yang presisi, dan mount berbasis VFS. Dengan menambahkan otomasi cron/systemd, memantau kuota, dan menggunakan client_id sendiri, Anda memperoleh fondasi backup/sinkronisasi yang andal dan patuh batasan layanan.

Sumber/Referensi


Share the Post:

Related Posts