Panduan Lengkap Instalasi Odoo di Ubuntu 24

Panduan ini menjelaskan langkah demi langkah instalasi Odoo di Ubuntu 24 secara sistematis dan aman. Setiap tahap dijelaskan dengan bahasa yang jelas dan disertai perintah siap salin-tempel, sehingga dapat digunakan oleh administrator sistem maupun praktisi pendidikan yang ingin mengelola Odoo secara mandiri.

Daftar Isi

Pendahuluan

Odoo merupakan aplikasi ERP modular yang dapat digunakan untuk mengelola berbagai proses bisnis, seperti penjualan, pembelian, akuntansi, gudang, hingga sistem informasi pendidikan. Ubuntu 24 sebagai sistem operasi server modern memberikan lingkungan yang stabil dan didukung komunitas besar, sehingga menjadi pilihan yang umum untuk menjalankan Odoo di lingkungan produksi maupun pengujian.

Panduan ini disusun dengan pendekatan langkah demi langkah dan dilengkapi contoh perintah yang dapat disalin secara langsung. Setiap tahap disertai penjelasan singkat agar administrator memahami tujuan setiap perintah, bukan hanya mengeksekusi tanpa konteks. Bahasa yang digunakan dijaga agar jelas, formal, dan tidak menimbulkan multitafsir.

Konsep Dasar Odoo di Ubuntu 24

Secara umum, Odoo pada Ubuntu 24 akan berjalan sebagai sebuah layanan yang terdiri atas beberapa komponen utama, yaitu:

  • Database PostgreSQL sebagai penyimpanan data utama.
  • Source code Odoo yang berjalan dengan Python dan library pendukungnya.
  • Web server internal Odoo yang melayani permintaan HTTP pada port tertentu (biasanya 8069).
  • Opsional: reverse proxy seperti Nginx yang menerima permintaan dari internet dan meneruskannya ke Odoo.

Untuk menjaga rapi dan terstruktur, Odoo sebaiknya dijalankan menggunakan user khusus, memiliki direktori data tersendiri, serta menggunakan service systemd agar dapat dikelola melalui perintah standar sistem Linux.

Prasyarat Sistem dan Persyaratan Odoo

Sebelum memulai instalasi Odoo pada Ubuntu 24, beberapa prasyarat sistem yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Ubuntu Server 24 terpasang dan dapat diakses melalui terminal atau SSH.
  • Akses sudo atau akses root tersedia untuk melakukan instalasi paket.
  • Koneksi internet yang memadai untuk mengunduh paket dan source code.
  • Spesifikasi perangkat keras yang disesuaikan dengan jumlah pengguna dan modul yang diaktifkan.

Untuk instalasi awal dan tujuan pengujian, konfigurasi minimal seperti dua inti prosesor, empat gigabita memori, dan penyimpanan sekitar seratus gigabita umumnya sudah cukup. Untuk lingkungan produksi dengan banyak pengguna, kapasitas ini perlu ditingkatkan sesuai kebutuhan.

Persiapan Ubuntu 24

Langkah pertama adalah memastikan sistem Ubuntu 24 berada dalam kondisi terkini dan memiliki paket dasar yang diperlukan. Perintah berikut dijalankan menggunakan user yang memiliki hak sudo.

Catatan risiko: perintah pembaruan paket dapat mengubah versi paket sistem. Sebaiknya lakukan cadangan konfigurasi penting sebelum eksekusi di lingkungan produksi.

sudo apt update
sudo apt upgrade -y
sudo apt install -y git curl wget software-properties-common ca-certificates

Perintah di atas memperbarui indeks paket, meningkatkan paket yang sudah terpasang, serta memasang beberapa utilitas penting yang akan digunakan pada tahap berikutnya.

Pembuatan User Khusus untuk Odoo

Untuk memisahkan hak akses dan meningkatkan keamanan, Odoo sebaiknya dijalankan dengan user khusus. User ini akan menjadi pemilik direktori source code dan direktori data Odoo.

sudo adduser --system --home /opt/odoo --group odoo

Perintah tersebut akan membuat user sistem bernama odoo dengan direktori rumah di /opt/odoo. User ini tidak digunakan untuk login interaktif biasa, tetapi khusus sebagai pemilik proses Odoo.

Instalasi Database PostgreSQL

Odoo menggunakan PostgreSQL sebagai basis datanya. Pada Ubuntu 24, PostgreSQL dapat diinstal melalui repositori resmi. Versi PostgreSQL yang tersedia umumnya sudah cukup untuk kebutuhan Odoo.

sudo apt install -y postgresql

Setelah PostgreSQL terpasang, pastikan layanan berjalan dengan baik.

sudo systemctl enable postgresql
sudo systemctl start postgresql
sudo systemctl status postgresql

Berikutnya, buat user PostgreSQL dengan nama yang sama seperti user sistem Odoo. Dengan demikian, Odoo dapat membuat basis data baru tanpa harus menyimpan kata sandi database di dalam konfigurasi.

sudo -u postgres createuser -s odoo

Perintah di atas akan membuat superuser PostgreSQL bernama odoo. Akses ini hanya terbatas di host yang sama dan tidak dapat digunakan dari luar server tanpa pengaturan tambahan.

Instalasi Dependensi Pendukung Odoo

Odoo bergantung pada berbagai pustaka dan modul Python. Sebagian dapat diinstal sebagai paket sistem, sementara sisanya dipasang melalui pip di dalam lingkungan virtual. Pertama, pastikan Python dan paket pembangunan sudah lengkap.

sudo apt install -y python3 python3-dev python3-pip python3-venv \
  build-essential libxslt1-dev libzip-dev libldap2-dev libsasl2-dev \
  libjpeg-dev libpq-dev libxml2-dev zlib1g-dev

Perintah di atas memasang Python 3 beserta pustaka kompilasi yang umum digunakan oleh modul-modul Odoo. Paket pembangunan tersebut diperlukan untuk proses kompilasi beberapa dependensi Python.

Instalasi wkhtmltopdf

Odoo memanfaatkan wkhtmltopdf untuk menghasilkan laporan dalam bentuk PDF. Paket ini perlu dipasang dengan versi yang sesuai dengan arsitektur dan sistem operasi. Untuk Ubuntu 24, sebaiknya menggunakan paket resmi dari distribusi atau dari sumber yang terpercaya.

Berikut contoh instalasi menggunakan paket yang tersedia pada repositori Ubuntu. Jika terdapat kebutuhan versi tertentu, penyesuaian dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan keamanan sumber paket.

sudo apt install -y wkhtmltopdf

Setelah terpasang, pastikan perintah wkhtmltopdf dapat dijalankan.

wkhtmltopdf --version

Mengunduh dan Menempatkan Source Code Odoo

Source code Odoo dapat diambil dari repositori resmi. Versi yang digunakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya versi komunitas terbaru yang stabil. Sebagai contoh, berikut ilustrasi untuk mengunduh branch stabil Odoo Community. Silakan sesuaikan nama branch sesuai versi yang diinginkan, misalnya 16.0 atau versi lain yang didukung.

sudo -u odoo -H bash -c "cd /opt/odoo && git clone https://github.com/odoo/odoo.git src"

Jika ingin memilih branch tertentu:

sudo -u odoo -H bash -c "cd /opt/odoo/src && git checkout 16.0"

Pada contoh di atas, source code Odoo ditempatkan pada /opt/odoo/src. Struktur ini memisahkan direktori sumber dari direktori data yang nanti akan didefinisikan dalam konfigurasi.

Pembuatan Virtual Environment Odoo

Disarankan menggunakan lingkungan virtual Python untuk mengelola dependensi Odoo. Hal ini mencegah konflik dengan paket Python lain di sistem.

sudo -u odoo -H bash -c "cd /opt/odoo && python3 -m venv venv"

Aktifkan lingkungan virtual dan pasang modul Python yang diperlukan oleh Odoo.

sudo -u odoo -H bash -c "source /opt/odoo/venv/bin/activate && pip install --upgrade pip"

Berikutnya, pasang dependensi dari berkas kebutuhan Odoo. Di dalam source code Odoo, biasanya terdapat berkas bernama requirements.txt atau serupa, yang berisi daftar pustaka Python.

sudo -u odoo -H bash -c "source /opt/odoo/venv/bin/activate && pip install -r /opt/odoo/src/requirements.txt"

Proses ini mungkin memerlukan waktu beberapa menit tergantung kecepatan sistem dan jaringan, karena akan mengunduh serta mengompilasi sejumlah paket Python.

Konfigurasi File odoo.conf

Setelah lingkungan Odoo siap, langkah berikutnya adalah membuat berkas konfigurasi utama, misalnya /etc/odoo.conf. Berkas ini menyimpan pengaturan port, lokasi log, dan parameter basis data.

Catatan keamanan: jangan menyimpan kata sandi basis data yang sensitif dalam konfigurasi jika tidak diperlukan. Bila harus menggunakan kata sandi, gunakan izin berkas yang ketat dan sesuaikan placeholder agar tidak mencantumkan kredensial asli.

Buat berkas konfigurasi dan atur hak aksesnya.

sudo touch /etc/odoo.conf
sudo chown odoo:odoo /etc/odoo.conf
sudo chmod 640 /etc/odoo.conf

Isi berkas konfigurasi dengan contoh pengaturan berikut:

[options]
; direktori kerja odoo
addons_path = /opt/odoo/src/odoo/addons
data_dir = /opt/odoo/.local/share/Odoo

; koneksi database
db_host = False
db_port = False
db_user = odoo
db_password = False

; konfigurasi server
xmlrpc_port = 8069
logfile = /var/log/odoo.log
admin_passwd = YOUR_ADMIN_MASTER_PASSWORD

Nilai YOUR_ADMIN_MASTER_PASSWORD adalah placeholder yang perlu diganti dengan kata sandi kuat sesuai kebijakan organisasi. Jangan menggunakan kata sandi yang mudah ditebak. Pastikan berkas konfigurasi tetap dimiliki oleh user Odoo dan tidak dapat dibaca oleh user lain selain yang berwenang.

Membuat Service systemd untuk Odoo

Agar Odoo dapat dikelola seperti layanan standar Linux, perlu dibuat unit service untuk systemd. Dengan demikian, administrator dapat menyalakan, mematikan, dan mengecek status Odoo menggunakan perintah systemctl.

Langkah pertama adalah membuat berkas unit service, misalnya /etc/systemd/system/odoo.service.

sudo touch /etc/systemd/system/odoo.service

Isi berkas tersebut dengan contoh konfigurasi berikut:

[Unit]
Description=Odoo ERP Service
Requires=postgresql.service
After=network.target postgresql.service

[Service]
Type=simple
SyslogIdentifier=odoo
PermissionsStartOnly=true
User=odoo
Group=odoo
ExecStart=/opt/odoo/venv/bin/python3 /opt/odoo/src/odoo-bin -c /etc/odoo.conf
StandardOutput=journal+console

[Install]
WantedBy=multi-user.target

Unit service di atas menginstruksikan systemd untuk menjalankan Odoo menggunakan Python dari virtual environment, dengan menggunakan berkas konfigurasi yang telah dibuat sebelumnya. Layanan ini juga diatur agar dimulai setelah layanan jaringan dan PostgreSQL tersedia.

Aktifkan dan jalankan layanan Odoo.

sudo systemctl daemon-reload
sudo systemctl enable odoo
sudo systemctl start odoo
sudo systemctl status odoo

Perintah status akan menampilkan ringkasan apakah layanan Odoo berhasil berjalan. Jika terdapat kesalahan, log dapat ditinjau melalui jurnal atau berkas log yang telah didefinisikan.

Pengujian Awal dan Akses via Browser

Apabila layanan telah aktif, langkah berikutnya adalah memastikan bahwa Odoo benar-benar dapat diakses melalui browser. Secara bawaan, Odoo akan berjalan pada port 8069. Jika server hanya dapat diakses dari jaringan internal, pastikan firewall mengizinkan koneksi pada port tersebut sesuai kebutuhan.

Dari komputer klien, buka browser dan masukkan alamat berikut, dengan menyesuaikan nama domain atau alamat internet protocol dari server:

http://ALAMAT_SERVER:8069

Gantilah ALAMAT_SERVER dengan alamat yang sesuai, misalnya nama host atau alamat internet protocol versi empat. Apabila konfigurasi benar, halaman pembuatan basis data Odoo pertama akan muncul. Pada tahap ini, masukkan kata sandi master yang telah ditentukan dalam berkas konfigurasi, lalu buat basis data baru untuk memulai penggunaan Odoo.

Penguatan Keamanan Dasar

Setelah Odoo berhasil berjalan, beberapa langkah tambahan perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan keamanan, terutama jika layanan akan diakses dari internet.

  • Menggunakan firewall untuk membatasi port yang terbuka.
  • Menempatkan Odoo di belakang reverse proxy seperti Nginx dan menggunakan sertifikat Transport Layer Security.
  • Mengganti kata sandi master dan kata sandi admin dengan yang kuat, serta mengelolanya secara aman.
  • Menerapkan pembaruan berkala pada sistem operasi Ubuntu dan Odoo.
  • Memastikan hanya pihak berwenang yang memiliki akses ke server dan konfigurasi.

Implementasi keamanan yang tepat akan sangat bergantung pada kebijakan teknologi informasi dan kebutuhan organisasi. Panduan ini memberikan gambaran umum yang dapat dijadikan titik awal sebelum menerapkan kebijakan yang lebih rinci.

Kesimpulan

Panduan instalasi Odoo di Ubuntu 24 ini menyajikan langkah demi langkah mulai dari persiapan sistem, pembuatan user khusus, instalasi PostgreSQL, pemasangan dependensi, hingga pembuatan layanan systemd. Seluruh perintah ditampilkan dalam format yang siap disalin, sehingga dapat membantu administrator dalam mengurangi kesalahan pengetikan dan mempercepat proses penyiapan lingkungan.

Meskipun setiap tahap telah dijelaskan secara sistematis, organisasi dianjurkan untuk menyesuaikan konfigurasi dengan kebijakan internal, kapasitas infrastruktur, dan kebutuhan keamanan masing-masing. Praktik terbaik seperti penggunaan kata sandi yang kuat, pembaruan berkala, dan pemantauan layanan tetap menjadi bagian penting dalam pengelolaan Odoo di lingkungan produksi. Dengan fondasi instalasi yang tepat, Odoo dapat menjadi platform yang andal untuk mendukung proses bisnis dan operasional pendidikan secara lebih terstruktur dan terintegrasi.

Sumber dan Referensi

  • https://www.odoo.com/documentation
  • https://www.postgresql.org/docs/
  • https://ubuntu.com/server/docs
Share the Post:

Related Posts