Desain Website Menggunakan Elementor Pro – Zero to Hero #5
Desain Website Menggunakan Elementor Pro – Zero to Hero #5
Di bagian ini, kamu akan membangun header navigasi dan footer blog menggunakan Elementor Pro, serta memastikan tampilan situs tetap nyaman dilihat di HP dan tablet. Fokusnya: akses mudah, struktur jelas, dan tampilan profesional di semua perangkat.
🎯 Tujuan Bagian Ini
Setelah menyelesaikan bagian ini, kamu akan:
-
Memiliki menu navigasi responsif di bagian atas (header)
-
Membuat footer blog dengan info kontak, sosial media, dan copyright
-
Memastikan tampilan di mobile tidak berantakan
-
Mengatur layout yang konsisten di semua halaman
✅ Langkah 1: Buat Menu Navigasi (WordPress)
Sebelum membangun header di Elementor, kamu perlu membuat menu terlebih dahulu.
Cara membuat menu:
-
Masuk ke Dashboard WordPress
-
Appearance → Menus
-
Klik Create a new menu
-
Beri nama, misalnya:
Menu Utama -
Tambahkan item:
-
Beranda
-
Tentang
-
Blog
-
Kontak
-
-
Klik Save Menu
📌 Menu ini nanti akan kita tarik ke dalam desain header di Theme Builder Elementor.
✅ Langkah 2: Desain Header Menggunakan Theme Builder
Akses Theme Builder:
-
Dashboard → Elementor → Theme Builder
-
Klik tab Header
-
Klik Add New → Header
-
Beri nama:
Header Blog→ Create Template
Tambahkan Elemen Navigasi:
-
Struktur: 3 kolom (Logo – Menu – CTA)
-
Elemen:
-
Site Logo (Widget: Site Logo)
-
Nav Menu (Widget: Nav Menu) → Pilih menu yang sudah kamu buat
-
Button (opsional): “Langganan”, “Kontak”, atau “Cari”
-
Style:
-
Typography dan warna disesuaikan brand
-
Background: Putih atau transparan
-
Gunakan padding
20–30pxdi atas dan bawah
✅ Langkah 3: Desain Footer Blog
Masih di Theme Builder:
-
Klik tab Footer
-
Klik Add New → Footer
-
Beri nama:
Footer Blog→ Create Template
Tambahkan Isi Footer:
-
Struktur: 2 atau 3 kolom
-
Elemen penting:
-
Logo atau nama blog
-
Link navigasi (footer menu)
-
Kontak atau sosial media
-
Copyright:
"© 2025 Blog Kamu. All rights reserved."
-
Gunakan Widget:
-
Site Logo
-
Icon List (untuk link cepat)
-
Social Icons
-
Text Editor
🎯 Tip: Gunakan warna latar gelap dengan teks putih untuk kontras yang elegan.
✅ Langkah 4: Terapkan Display Conditions
Setelah desain header/footer selesai:
-
Klik Publish
-
Pilih Display Condition →
Entire Site -
Klik **Save & Close`
Artinya, header dan footer ini akan otomatis tampil di semua halaman situs kamu.
✅ Langkah 5: Cek dan Optimasi Responsif Mobile
Masuk ke mode responsif:
-
Di editor Elementor, klik ikon Responsive Mode
-
Periksa tampilan:
-
Tablet
-
Mobile
-
Perhatikan:
-
Navigasi jangan sampai meluber keluar
-
Pastikan menu berubah jadi hamburger icon
-
Cek ukuran font dan jarak antar elemen
-
Footer tetap mudah dibaca di layar kecil
Tips Responsif:
-
Gunakan ukuran font
14–16pxuntuk body text mobile -
Gunakan
viewport height(VH) dan%untuk padding agar fleksibel -
Gunakan opsi “Hide on Mobile” untuk elemen yang tidak perlu tampil
📋 Checklist Akhir
-
Menu navigasi utama aktif
-
Header tampil di semua halaman
-
Footer rapi dan informatif
-
Layout responsif di HP dan tablet
-
Semua elemen tampil proporsional dan readable
🔚 Penutup
Kesan pertama blog kamu muncul saat halaman dimuat — tapi pengalaman pengguna dibentuk oleh navigasi dan struktur visual.
Header dan footer yang rapi, plus layout yang nyaman dilihat di HP, akan membuat pengunjung betah, kembali, bahkan berbagi konten kamu.
Post Terkait
Mengapa Arsitektur Headless WordPress Belum Tentu Ideal untuk Bisnis Anda
Headless WordPress memerlukan investasi besar pada developer JavaScript, menghilangkan pengalaman What You See Is What Y...
Desain Website Menggunakan Elementor Pro – Zero to Hero #6
Di tahap akhir ini, kamu akan belajar cara mempercepat loading website, mengoptimalkan SEO on-page, serta memastikan blo...
Desain Website Menggunakan Elementor Pro – Zero to Hero #4
Di bagian ini, kamu akan belajar membuat template khusus untuk tampilan artikel blog menggunakan Theme Builder di Elemen...