Fase I: Prasyarat dan Instalasi Prometheus Inti
Langkah-langkah ini dijalankan di server yang akan menjadi
host Prometheus (Server Monitoring).
Langkah 1: Persiapan User dan Direktori yang Aman
Langkah 2: Instalasi Binary Prometheus
Asumsi: Anda berada di direktori home Anda dan menginstal versi 2.x terbaru. Ganti URL jika diperlukan.
Langkah 3: Konfigurasi Layanan Sistem (Systemd Service)
Buat
file layanan
/etc/systemd/system/prometheus.service dan masukkan konfigurasi berikut.
Masukkan konten ini:
Langkah 4: Jalankan Prometheus Inti
Pastikan statusnya
active (running). Anda dapat mengakses
web interface pada
http://[IP_SERVER]:9090.
Fase II: Konfigurasi MySQL Server Exporter
Langkah-langkah ini dijalankan di server yang meng-host MySQL (Server Target).
Langkah 5: Persiapan User Monitoring di MySQL
Login ke MySQL
console dan jalankan perintah berikut. Ganti
YOUR_MONITORING_PASSWORD dengan kata sandi yang aman.
Langkah 6: Instalasi Binary MySQL Exporter
Langkah 7: Konfigurasi Layanan MySQL Exporter
Buat
file layanan
/etc/systemd/system/mysqld_exporter.service dan masukkan detail koneksi
database Anda menggunakan
environment variable DATA_SOURCE_NAME.
Masukkan konten ini:
Ganti YOUR_MONITORING_PASSWORD dengan kata sandi yang telah Anda buat di Langkah 5.
Langkah 8: Jalankan MySQL Exporter
Fase III: Konfigurasi Prometheus untuk Scrape MySQL
Kembali ke Server Monitoring. Kita perlu memodifikasi
file konfigurasi Prometheus.
Langkah 9: Modifikasi prometheus.yml
Edit
file konfigurasi utama Prometheus:
/etc/prometheus/prometheus.yml.
Tambahkan job baru ke dalam block scrape_configs: (di bawah job prometheus bawaan). Pastikan Anda mengganti [IP_MYSQL_SERVER] dengan alamat IP yang benar dari server MySQL Anda.
Langkah 10: Muat Ulang Konfigurasi Prometheus
Setelah menyimpan perubahan pada
prometheus.yml, muat ulang konfigurasi Prometheus. Ini dilakukan tanpa menghentikan layanan, sehingga mencegah
downtime.
Langkah 11: Verifikasi Akhir
Akses
web interface Prometheus Anda pada
http://[IP_SERVER]:9090.
- Arahkan ke menu Status > Targets.
- Anda seharusnya melihat job baru bernama
mysql_server.
- Pastikan status target di bawah job tersebut berwarna hijau dan bertuliskan
UP.
Jika statusnya
UP, artinya Prometheus berhasil terhubung ke MySQL Exporter dan mulai mengumpulkan metrik kinerja
database Anda. Anda kini dapat menggunakan
PromQL untuk membuat
query data MySQL atau mengintegrasikannya dengan
Grafana untuk visualisasi.